Pages

Subscribe:

Senin, 08 Februari 2016

Listrik Dinamis#1

Listrik Dinamis
A.Arus Listrik
       Arus listrik adalahsuatu muatan listrik yang mengalir dengan melalui konduktor,mempunyai satuan Ampere(A),dapat diukur dengan Ampere meter dan mempunyai sifat sbg brkt:
  1. arah arus belawanan dgn arah elektron(kalau elektron dari + ke - maka arus listrik sebaliknya )
  2.  mengalir dari potensial tinggi ke rendah
  3. arus ditimbulkan oleh elektron-elektron bebas yg bergerak
  4. searah dengan arah muatan positif(jadi kalo yg positif dikiri maka arah arus kekiri)
arus litrik dapat dicari dgn rumus seperti ini:
Hasil gambar untuk rumus arus listrik 
I=kuat arus(A)
Q=muatan listrik(C)
t=waktu(s)

             Dalam arus listrik dikenal arus bolak-balik/AC(Alternative Current)dan arus searah/DC(Direct Current)bedanya:
  1.  Arus AC adalah arus listrik yang nilainya berubahterhadap satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus bolak-balik. Listrik arus bolak-balikdihasilkan oleh sumber pembangkit tegangan listrik yang terdapat pada pusat-pusat pembangkit tenagalistrik. Pada umumnyalistri arus bolak-balik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnyasebagai penerangan rumah (lampu) dan keperluan rumah tangga seperti kipas angina, setrika, dan lain-lain (Kanginan, 2006:226).Sementara itu, DC merupakan singkatan dari Direct Current.
     
  2. Arus DC adalah arus listrik yang nilainyatetap atau konstan terhadap satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus searah. Contohsumber listrik arus searah adalah baterai dan akumulator (accu). Karena itulah listrik banyak digunakanuntuk alat elektronik, control, automotive, dan lain-lain.Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari bentuk gelombangnya. Bentuk gelombang ini dapat ditelitidengan menggunakan osiloskop. Osiloskop adaah alat yang digunakan untuk melihat gelombang sinusyang ditimbulkan tenaga AC dan DCPerbedaan yang kedua dapat dilihat dari metode penggunaannya. Arus AC memiliki besar dan arah yangberubah-ubah secara bolak-balik. Maksudnya, kutub arus ini selalu berubah-ubah dari positif ke negartif dan negative ke positif. Karena itulah, walaupun stop kontak (colokan listrik) dipasang bolak-balik tidakakan terjadi konsleting ataupun kerusakan lainnya. Sebaliknya jika sebuah baterai yang merupakanlistrik arus DC dipasang terbalik, maka beterai tidak akan berfungsi. Bahkan untuk alat-alat listrik DC lainakan terjadi ketidaknormalan fungsi. Hal ini terjadi karena kutub arus DC tidak pernah berubah daripositif ke negatif maupun sebaliknya

0 komentar:

Posting Komentar