Listrik Dinamis
A.Arus Listrik
Arus listrik adalahsuatu muatan listrik yang mengalir dengan melalui konduktor,mempunyai satuan Ampere(A),dapat diukur dengan Ampere meter dan mempunyai sifat sbg brkt:
- arah arus belawanan dgn arah elektron(kalau elektron dari + ke - maka arus listrik sebaliknya )
- mengalir dari potensial tinggi ke rendah
- arus ditimbulkan oleh elektron-elektron bebas yg bergerak
- searah dengan arah muatan positif(jadi kalo yg positif dikiri maka arah arus kekiri)
I=kuat arus(A)
Q=muatan listrik(C)
t=waktu(s)
Dalam arus listrik dikenal arus bolak-balik/AC(Alternative Current)dan arus searah/DC(Direct Current)bedanya:
- Arus
AC adalah arus listrik yang nilainya berubahterhadap satuan waktu. Arus
ini dapat pula disebut dengan arus bolak-balik. Listrik arus
bolak-balikdihasilkan oleh sumber pembangkit tegangan listrik yang
terdapat pada pusat-pusat pembangkit tenagalistrik. Pada umumnyalistri
arus bolak-balik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari,
misalnyasebagai penerangan rumah (lampu) dan keperluan rumah tangga
seperti kipas angina, setrika, dan lain-lain (Kanginan,
2006:226).Sementara itu, DC merupakan singkatan dari Direct Current.
- Arus DC adalah arus listrik yang nilainyatetap atau konstan terhadap
satuan waktu. Arus ini dapat pula disebut dengan arus searah.
Contohsumber listrik arus searah adalah baterai dan akumulator (accu).
Karena itulah listrik banyak digunakanuntuk alat elektronik, control,
automotive, dan lain-lain.Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari
bentuk gelombangnya. Bentuk gelombang ini dapat ditelitidengan
menggunakan osiloskop. Osiloskop adaah alat yang digunakan untuk melihat
gelombang sinusyang ditimbulkan tenaga AC dan DCPerbedaan yang kedua
dapat dilihat dari metode penggunaannya. Arus AC memiliki besar dan arah
yangberubah-ubah secara bolak-balik. Maksudnya, kutub arus ini selalu
berubah-ubah dari positif ke negartif dan negative ke positif. Karena
itulah, walaupun stop kontak (colokan listrik) dipasang bolak-balik
tidakakan terjadi konsleting ataupun kerusakan lainnya. Sebaliknya jika
sebuah baterai yang merupakanlistrik arus DC dipasang terbalik, maka
beterai tidak akan berfungsi. Bahkan untuk alat-alat listrik DC lainakan
terjadi ketidaknormalan fungsi. Hal ini terjadi karena kutub arus DC
tidak pernah berubah daripositif ke negatif maupun sebaliknya



0 komentar:
Posting Komentar